Malayapura

Agak memalukan memang, tapi untuk pertama kalinya aku membaca nama “Malayapura”, pagi tadi.

Saat ini aku agak demam dan flu. Mata yang sedikir berair membuatku berpikir aku salah baca. Namun setelah agak melotot, ternyata benar.. nama yang aku baca adalah “Malayapura”. Hmm, menarik!

Malayapura merupakan salah satu dari kata-kata yang dipahatkan pada Arca Amoghapasa oleh Adityawarman pada tahun 1347. Dari kaitan terjemahan teks dari manuskrip tersebut, Malayapura dirujuk menjadi nama kerajaan Melayu yang diproklamirkan oleh Adityawarman diDharmasraya. Dalam perjalanan sejarah kerajaan ini, Adityawarman kemudian memindahkan ibukotanya ke daerah pedalaman Minangkabau yang kemudian dikenal juga dengan kerajaan Pagaruyung. Arca Amoghapasa, adalah sebuah patung batu yang menggambarkan Amoghapasa, suatu pengejawantahan boddisatwa Awalokiteswara, dan Adityawarman menyatakan bahwa patung ini melambangkan dirinya. Arca Amoghapasa ini sebelumnya merupakan hadiah dari Kertanagara, raja Singhasari, untuk Srimat Tribhuwanaraja Mauliwarmadewa, raja Melayu di Dharmasraya. Berita ini tersebut dalam manuskrip yang terpahat dalam Prasasti Padang Roco yang merupakan alas dari Arca Amoghapasa. Arti kata Malayapura terbentuk dari dua kata malaya dan pura, malaya identik dengan melayu sedangkan pura bermakna kota atau kerajaan, sehingga jika digabungkan bermakna Kota Melayu atau Kerajaan Melayu (taken from here).

Dan setelah membaca penjelasan singkat dari Wikipedia, ada satu kalimat yang menarik:

Arca Amoghapasa, adalah sebuah patung batu yang menggambarkan Amoghapasa, suatu pengejawantahan boddisatwa Awalokiteswara, dan Adityawarman menyatakan bahwa patung ini melambangkan dirinya. Arca Amoghapasa ini sebelumnya merupakan hadiah dari Kertanagara, raja Singhasari, untuk Srimat Tribhuwanaraja Mauliwarmadewa, raja Melayu di Dharmasraya (taken from here).

Wow, aku teringat akan sebuah arca luar biasa yang aku temui di Museum Gajah. Aku ingat betul arca itu karena pahatannya indah dengan detail menawan yang khas. Setelah aku dekati, ternyata arca itu buatan era Singhasari (yang memang terkenal jago memahat) dan diberikan sebagai hadiah kepada seorang raja yang tidak aku ingat namanya. Tunggu, aku bongkar dulu external HD-ku deh.

Nah, ini dia fotonya:

P1110402 copy

Hauhauaha *lega, bisa nemuin fotonya!* dan ini keterangannya:

P1110401 copy

Untung, aku foto tuh arca. Dan kini, saatnya menggali lebih banyak informasi mengenai Malayapura :).

This site is protected by wp-copyrightpro.com