Waspada: PENIPUAN (selalu update)

Ada baiknya kalian, terutama para wanita, meluangkan waktu sejenak untuk membaca informasi berikut agar terhindar dari penipuan (fyi: bahkan FBI pun mengeluarkan peringatan tentang kejahatan jenis ini lho!). Sungguh, lebih baik kalian belajar dari tulisan ini, daripada mengalaminya sendiri. Read the English version at the bottom of this post!

Pernahkah kalian dengar soal Love Scam/ Romance Scam? Alias penipuan berkedok cinta di dunia maya? Jika belum, mari baca ini dahulu:

A romance scam is a confidence trick involving feigned romantic intentions towards a victim, gaining their affection, and then using that goodwill to commit fraud. Fraudulent acts may involve access to the victims’ money, bank accounts, credit cards, passports, e-mail accounts, or national identification numbers or by getting the victims to commit financial fraud on their behalf. Scammers post profiles, using stolen photographs of attractive persons, asking for others to contact them. This is often known as catfishing. Letters are exchanged between the scammer and victim until the scammer feels they have groomed the victim enough to ask for money. Scammers post profiles on dating websites, social accounts, classified sites and even forums to groom new victims. Upon finding victims, scammers lure them to more private means of communication, (such as providing an e-mail address) to allow for fraud to occur. The fraud typically involves the scammer acting as if they’ve quickly fallen for the victim so that when they have the opportunity to ask for money, the victim at that time has become too emotionally involved, and will have deep feelings of guilt if they decline the request for money from the scammer (taken from here).

Intinya, seorang pelaku love/ romance scam (biasanya pria) mendekati korban (biasanya wanita) dengan memakai foto & identitas orang lain (hasil mencuri foto & data), kemudian berpura-pura jatuh cinta (secara kilat) kepada korbannya dan menawarkan hubungan serius. Begitu cinta/ simpati didapatkan dari korban, biasanya pelaku love/ romance scam meminta uang dengan berbagai alasan, bahkan tidak segan mengancam.

Kalian jangan tersenyum sinis dan PD bilang “Aku tidak akan tertipu!”. Baca dulu tulisan ini sampai habis karena yang S1, S2, istri orang, lajang, cantik, punya banyak kawan, bisa jadi korban.


Kenapa begitu? Karena para pelaku love/ romance scam memakai teknik psikologi, terlatih, juga tidak mudah menyerah:

They use psychological tricks to lure their victims in, use poetry and even gifts to get them under their spell, and then once you are there, will try to reach for your wallet, all the time declaring their “undying love” for you. The sad truth is, for every real profile you see on the internet, there are numerous false ones pretending to be your perfect mate and using photographs stolen from modelling or social networking sites. The people in the photographs are as much victims as those who get scammed for hundreds or thousands dollars. Internet romance scams and other related crimes are affecting and ruining lives throughout the world (taken from here).

Jadi, pelaku love/ romance scam tahu dengan benar bagaimana cara mendekatkan diri dengan korban incarannya, membaca respon korban, lihai menjawab semua pertanyaan dan debat korbannya, juga sangat pintar menggiring perasaan korban agar jatuh cinta kepada pelaku love/ romance scam sehingga bisa diperas/ ditipu.

From the very moment a con artist targets you, his entire arsenal of psychological manipulation is brought into play.  You are moved from a position of control to one of no control over anything at all.  The con artist moves into the position of supreme power, regardless of how powerful you may be in real life. How can this be?  Because you are the only character in the play who hasn’t a clue as to what is really happening.  No one has given you a script to follow.  The only choice given you is to react to what the other players are saying and doing. Reality is gone, you just doesn’t know it – your real world has been completely and effectively replaced with that of the con artist and his cronies (taken from here).

Contoh kasus real? Mari baca:

OK, ada banyak jenis scam (penipuan) tapi love scam adalah yang menurutku paling kejam karena wanita yang menjadi korban, SELALU ditinggal begitu saja oleh pelaku love/ romance scam dalam keadaan patah hati, trauma/ paranoid, bangkrut, malu, terhina, ketakutan (karena biasanya pelaku love/ romance scam menteror/ mengancam), dll.

Tahu kan, rasanya patah hati? Bayangkan jika perasaan patah hati itu ditambah dengan kondisi keuangan yang buruk karena ditipu, malu (karena sudah koar2 akan menikah namun gagal/ foto sexy disebar, dsb), plus menerima aneka teror dan ancaman. Karenanya, banyak pula diantara para korban yang memilih untuk menyimpan sendiri semua masalah/ cerita/ pengalamannya karena malu/ takut, sehingga menjadi depresi parah (bahkan berakhir dengan bunuh diri: read hereherehere and here).

Jadi, ini bukanlah kejahatan biasa. Sekali lagi: BUKAN KEJAHATAN BIASA.

Cara kerja mereka:

The first step is for the con artist to determine your personality profile and identify your needs. He or she might zero in on your pride, your ego, your fears, your dreams, visions of riches, religious conviction, an illness, or your desire to get a special deal, or a combination of several traits.  Whatever works best for the given situation.

The next step is to make himself or herself appear  to be the only person on whom you can rely for the fulfillment of your wishes, desires, and/or personal safety.  Keep in mind that in order for the scam to work, the scam artist will gain your complete and unquestioning trust, and they are very, very skillful at doing this.

The final step is the move on your money or property.  The move may be so fast and skillful that your reaction time is delayed.  If the scam is long and involved,  you will be instilled  with a fear of contacting the authorities.To accomplish this, the scam artist will use whatever fear is uppermost in your emotional catalog.  In your mind, you will feel that to take any action will either make you look foolish, and/or you will fear retribution from the con artist, and/or you will fear even the authorities themselves.  If the scam has gone on long enough, you have been brainwashed, quite literally, into believing the scam artist more than the authorities and those close to you (taken from here).

DULU, pelaku love scam/ romance scam biasanya mengirimkan pesan manis yang berlebihan seperti ini:

Dear friend,

I saw your picture and got so much attracted and interested to know you…..You are a very beautiful woman, so pretty, nice and gentle and I would like to know you better as I am searching for a long lasting relationship. I am Brigadier Ivan Smith of the British Army but presently working in Iraq and I saw your profile and sincerely wished to know you better and would like to have a good relationship with you and if you are interested please reply for more future communication. Also tell me more about yourself, your nationality, your job and position in your place of work and maybe anything I would need to know about you. I will tell you more about myself when I receive your reply. Have a nice time and remain blessed. i will be happy to read from you, you can reply to my email: ivan.smith98@yahoo.com or send me your email address so that i can write to you.

Ivan (taken from here)

Tapi kini pelaku love scam/ romance scam lebih susah di deteksi dari sapaan pertama mereka, karena kini mereka melakukannya dengan lebih natural dan personal (bahkan menyebutkan nama), seperti contoh nyata berikut ini:


Atau bahkan hanya mengirimkan invitation; tanpa message. Intinya, mereka melakukan segala cara!


Dengan cara seperti itu, banyak korban dibuat tidak sadar bahwa dirinya sedang berkomunikasi dengan seorang pelaku love scam/ romance scam! Korban pun akan lebih mudah digiring perasaannya menjadi iba, simpati, atau bahkan jatuh cinta kepada pelaku love scam/ romance scam (untuk selanjutnya ditipu/ diperas!). Apalagi beberapa pelaku love scam/ romance scam kini mempelajari korbannya terlebih dahulu (sehingga akibat perbuatan mereka akan makin fatal!):

Con artists choose you very carefully. They are only interested in those people who can be turned around to believe in them without question, who can be manipulated to believe in their illusions. They don’t merely seek out the greedy or the weak or the stupid. Not at all. They seek out the needy. They sniff and snuffle around until they find someone who has an unfulfilled desire that even you yourself may be unaware of until the carrot is dangled in front of your face. Con artists will stalk anyone whose weaknesses or strengths can be used to advantage. Scan through the character traits below, and you will see the con artist’s menu. As far as he is concerned any character trait can be exploited and manipulated once your needs have been established. No one is immune (taken from here).

Saya sendiri punya pengalaman berkomunikasi dengan (komplotan) Romance Scammers yang menyamar sebagai pembaca blog ini dan mengaku bernama TEE LIANG GIE / DAI LIANG JIE / RONALDO / RONALD / RONALD TEE / RONALD TEDJA / RONALD TEE LIANG GIE (ingat: nama, data, foto, cerita, informasi, yang disampaikan kepada saya kemungkinan besar adalah hasil mencuri identitas orang lain yang sama sekali tidak terlibat/ rekayasa), yang selanjutnya akan saya sebut sebagai ‘Ronald’ (dalam tanda petik: mengingat kemungkinan besar nama yang dipakai bukanlah nama sebenarnya).

Used by Love Scammer named Ronald Tee Liang Gie


Used by Love Scammer named Ronald Tee Liang Gie(4)


Used by Love Scammer named Tee Liang Gie Ronald (6)


Used by Love Scammer named Tee Liang Gie Ronald (2)


Used by Love Scammer named Ronald Tee Liang Gie


Pria ini, yang selanjutnya akan saya sebut sebagai ‘Ronald’ (dalam tanda petik: mengingat kemungkinan besar nama yang dipakai bukanlah nama sebenarnya) mengaku lahir dan dibesarkan di Surabaya 42 tahun lalu (mengaku lahir pada 11 Desember 1972), S1 Ekonomi dari universitas swasta di Surabaya Timur, keturunan Tionghoa, memberikan sejumlah nama & foto yang diakui sebagai orang tua, adik, adik ipar, mantan kekasih, juga istri (ingat: nama, data, foto, cerita, informasi, yang disampaikan kepada saya kemungkinan besar adalah hasil mencuri identitas orang lain yang sama sekali tidak terlibat/ rekayasa).

‘Ronald’ mengaku hijrah ke Amerika sejak tahun 1998 dan tidak pernah mudik, menetap di New Jersey, menjadi warga negara Amerika, bergabung dengan US Army (dan aktif hingga 2017) dengan pangkat E4, tidak pernah diberangkatkan perang, bekerja menjadi staff export impor. Pada Agustus 2014 ‘Ronald’ mengaku menikahi seorang wanita dari Indonesia yang menetap di Dover, New Hampshire, bernama Florentina Nila Rondonuwu *poor girl* untuk membantunya mendapatkan kewarga-negaraan Amerika (ingat: nama, data, foto, cerita, informasi, yang disampaikan kepada saya kemungkinan besar adalah hasil mencuri identitas orang lain yang sama sekali tidak terlibat/ rekayasa), fasih berbahasa Indonesia dan Inggris dengan baik.

Setelah komunikasi intens selama 1 bulan, ‘Ronald’ meminta uang sebesar USD$ 1,250 untuk menceraikan istrinya (sehingga bisa menikahi saya), kemudian menghilang begitu saja (‘Ronald’ block account FB saya dan leave page FB laurentiadewi.com) setelah saya menolak memberinya uang.

Dan ya ya ya, kalau ada diantara kalian yang sedang dekat dengan ‘Ronald’, kalian akan mendengar cerita versi lain dari ‘Ronald’ mengenai saya/ hubungan kita. No problem. Saya keep & rekam semua conversation saya dengan ‘Ronald’ (kalau ‘Ronald’ baca ini seharusnya dia sekarang mengerti kenapa saya hampir selalu berbicara dengan speaker phone, bukannya pakai earphone), termasuk ketika dia menceritakan kekasihnya, hubungan dia dengan keluarg, juga saat ‘Ronald’ menyebut sekian nama yang diakui sebagai keluarga/ istri/ mantan kekasih *hooray!!!*, dunia militer Amerika dan tentu juga merekam conversation ketika dia meminta uang *gotcha!*.

Kontak saja saya untuk mendapatkan copy chat dan pembicaraan kita.

FB link yang dulu dipakai: https://www.facebook.com/Pr1NC30FD4RkN355
Nomor HP yang dulu dipakai: +17329865849
Email & IP address: Tidak diketahui



The good news is: scammers are quite predictable. They use the same behaviour patterns over and over again. While victims learn from blog post like this, scammers don’t. Even if they do learn, they still cannot change their modus operandi, otherwise they will not make any money. FYI, saya berhasil lolos dari ‘Ronald’ tanpa perasaan patah hati dan keluar uang sepeser pun walau tidak sadar kalau dia adalah seorang Romance Scammer! Karenanya, saya akan bagi tips dan ciri Romance Scammer yang saya dapat dari pengalaman pribadi, diskusi, juga banyak artikel yang saya baca.

Berikut ini adalah ciri pelaku love scam/ romance scam:


Ada pula yang wanita/ pria yang menyamar sebagai wanita namun yang pasti mereka sama-sama ‘mematikan’ (read here).


Romance Scammer luar negeri: Romance Scammer yang mencari target dari kontak jodoh biasanya akan segera minta melanjutkan conversation via email/ FB, karena dating sites bisa mendeteksi gejala fraud/ scam jika komunikasi tetap dilakukan melalui fasilitas website. Selain itu, mereka memang sangat ingin masuk ke FB orang yang ditarget karena berharap mendapat lebih banyak informasi yang bisa menjadi kelemahan si wanita dan mencari target baru!

Romance Scammer lokal: cari korban dari FB!

Pengalaman pribadi:
Message pertama dari ‘Ronald’ langsung berupa permintaan untuk masuk ke FB saya dan ‘Ronald’ sangat antusias saat permintaannya saya approve. Untungnya, FB pribadi saya memang sudah di setting dengan ketat: hampir seluruh album foto ditutup (setiap setelah 2 minggu di post), demikian pula friendlist. Saya juga tidak menuliskan tanggal lahir, alamat, dll.

Namun membiarkan ‘Ronald’ masuk ke FB pribadi saya adalah penyesalan terbesar, mengingat adanya kecenderungan Romance Scammer untuk invite beberapa kawan FB wanita yang dia target dan mempelajari mereka dari FB si wanita. Saya jadi merasa telah membahayakan banyak orang, terlebih lagi setelah beberapa kawan menginformasikan bahwa dirinya punya mutual friend dengan account FB ‘Ronald’. Jadi please, jangan ulang kesalahan saya.


  • Block orang asing yang terburu-buru ingin lanjutkan conversation ke email/ FB.
  • Block orang asing yang mengirimkan message mesra/ menawarkan kerjasama.
  • Jangan mau accept invitation dari orang tanpa mutual friends/ sedikit mutual friend. Kalau perlu, block saja!
  • Setting privacy medsos kalian: setting untuk tidak bisa terima message dari orang asing, no followers FB, matikan fasilitas check in/ location service, batasi akses hanya untuk friendlist only. Kalau perlu, jangan sertakan informasi apapun (alamat rumah, tanggal lahir, nomor telepon, dsb). Hal/ informasi yang menurut kalian sepele, bisa dijadikan senjata oleh para Romance Scammer.
  • Romance Scammer yang pandai akan menghindari berkomunikasi via email. Karenanya, coba arahkan ‘kenalan’ baru kalian untuk berkomunikasi dengan email (buatlah 1 alamat email baru untuk berkomunikasi dengannya saja) dan pelajari IP addressnya!


Romance Scammer luar negeri: FB-nya dingin. Tidak ada kawan yang comment apalagi sampai bersaut-sautan, tidak ada tag & postingan dari kawan pada wallnya, tidak mau comment/ memberi like postingan orang lain. Juga tidak banyak foto diri apalagi fotonya bersama kawan-kawan, foto2 yang ada tampak terlalu bagus, friendlist tertutup/ didominasi wanita/ tidak banyak kawan lokal (the more global their friendship list with very few or no local friends: start getting suspicious!), mayoritas umur account FB-nya masih muda, profile picture sedikit, dll. Baca pula link berikut (click here).

Romance Scammer lokal: FB mereka lebih ‘berisik’ (sering update status ga jelas dan rajin kirim invitation kepada wanita secara acak) dan upload banyak foto diri. Tapi isinya tetap saja, isinya didominasi wanita dan sepi. Biasanya, Romance Scammer lokal akan deactive/ tutup account FBnya dan buka account FB baru/ fokus ke account FB lain yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

Pengalaman pribadi:
‘Ronald’ pakai account FB yang sama sejak 2009 walau dulu dia tidak pakai nama Tee Liang Gie/ Dai Liang Jie dalam huruf Cina & Ronaldo dalam huruf Jepang yang dia pakai ketika berhubungan dengan saya:

Used by Love Scammer Named Tee Liang Gie Ronald FB Profile


Dan ini penampakan terbaru dari FB ‘Ronald’ (mid September 2015):



Account tersebut terproteksi dengan sangat baik (setara dengan account FB saya) dan tertutup. Saya hanya bisa melihat wall dan beberapa album foto yang didominasi foto kegiatan militer, senjata, mobil. (Jika belum berubah) Hanya ada 2 foto diri, 3-4 foto ‘Ronald’ dengan kawan-kawannya.


  • Block orang yang terburu-buru ingin lanjutkan conversation ke email/ FB.
  • Block orang yang mengirimkan message mesra/ menawarkan kerjasama.
  • Jangan mau accept invitation dari orang tanpa mutual friends/ sedikit mutual friend. Kalau perlu, block saja!
  • Setting privacy medsos kalian: setting untuk tidak bisa terima message dari orang asing, no followers FB, matikan fasilitas check in/ location service, batasi akses hanya untuk friendlist only. Kalau perlu, jangan sertakan informasi apapun (alamat rumah, tanggal lahir, nomor telepon, dsb). Hal/ informasi yang menurut kalian sepele, bisa dijadikan senjata oleh para Romance Scammer.
  • Punya teman di FB suka ganti-ganti nama? Block saja!



Romance Scammer luar negeri: Nantinya mereka akan kirim SMS dan minta kita simpan nomor telepon dia. Jangan keburu senang! Kemungkinan besar SMS itu dikirim dengan menggunakan fasilitas internet (dan tidak bisa terima reply dari kita). Jika dia telepon? Kalian akan mendapati kode negaranya +1 (Amerika), +44 (Inggris), +45 (Jerman) atau kode negara-negara lain, namun bukan berarti pelakunya berada di negara tersebut. Sangat besar kemungkinan mereka menggunakan jasa Skype (click here)/ internet texting number.

Please remember: a real person wont “drop”, as they like to say, their cell-phone number to you in the very first message. If they do – they are scammers, and merely dropping you those disposable numbers. If they ask for yours – this is also a sign of scam. They will get your REAL number and in return will give you their FAKE internet texting number (taken from here).

Romance Scammer lokal: 
Pakai nomor lokal, lah (yang bisa kapan saja mereka ganti). Kadang mereka juga pakai nomor-nomor negara asing dari Skype (click here) atau 070 Follow Me Numbers (click hereterutama jika mereka ngaku sedang di luar negeri.

Pengalaman pribadi:
Saya memberikan nomor HP (dulu saya memang memberikan nomor HP kepada beberapa orang asing, terutama orang media) & tidak pernah menggunakannya untuk komunikasi dengan ‘Ronald’. Setelah account FB saya sudah di block ‘Ronald’, ‘Ronald’ mengirimkan SMS ancaman ke nomor HP saya tersebut.

chat with love scammer (6)


  • Jangan mudah memberikan nomor telepon pribadi (HP)/ kantor/ rumah kepada orang asing (walaupun menawarkan tawaran kerjasama). Alihkan ke BBM/ line & block orang itu jika pembicaraan/ penawarannya too good to be true!
  • Hati-hati dengan nomor telepon dengan kode +44 70. Itu adalah sebuah system telekomunikasi di UK yang disebut “070 Follow Me Numbers” dan bisa diakses dari mana saja. Biasanya Romance Scammers Nigeria memakai cara ini (click here). 


Romance Scammer luar negeri & lokal: Romance Scammer adalah PENGECUT yang tidak akan berani menampakkan wajah aslinya kepada orang yang dia target (karena itulah mereka memakai foto dan data orang lain). Jadi, mereka tidak akan berani diajak cam to cam/ video call/ facetime, mengelak saat dimintai selfie dengan kertas bertuliskan namamu didekat wajahnya, dll. Intinya, mereka akan memberi 1001 alasan untuk tidak menampakkan identitas asli, alamat, dll.

Akan ada banyak alasan untuk mengelak: lagi jelek, belum potong rambut, sedang di barak militer/ asrama polisi dan lampu sudah dipadamkan, kamera HP rusak, dll. Soal memberi alasan: para Romance Scammer jagonya! Bahkan alasan-alasan yang tidak pernah melintas di otak kalian pun bisa mereka pakai.

Pengalaman pribadi:
‘Ronald’ tentu saja tidak mau selfie (walau keesokan harinya dia kirim foto selfie tanpa diminta —> mungkin dia butuh waktu semalaman untuk cari foto selfie Tee Liang Gie?), dia bahkan tidak mau pakai WA karena takut disadap, tidak mau pakai FaceTime karena program itu hanya untuk panggilan lokal dan tidak mau banyak upload foto dirinya (apalagi fotonya bersama kawan) di FB karena takut diincar ISIS (padahal US Army general saja punya page di FB dan upload banyak foto).

Scammer Tee Liang Gie Ronald Liar


  • Kalau orang itu tidak mau selfie dengan didekat kertas bertuliskan namamu, tidak mau cam to cam/ video call/ facetime terang-terangan: segera block account mereka. Trust me, orang itu adalah Romance Scammer dan kesehatan psikoligis, juga dompetmu, sedang terancam.
  • Kalau orang tersebut berani diajak cam to cam/ video call/ facetime: suruh mereka gerak, request gerakan tertentu dan kalau mereka tidak mau, block saja. Banyak Romance Scammer yang berani diajak cam to cam/ video call/ facetime memakai rekaman video orang lain yang suara/ gerakannya tidak singkron dengan alasan kamera rusak/ weak internet connection.
  • Pria itu mahluk visual dan sangat menyukai pertemuan fisik. Maka curigalah pada pria yang terus membuat alasan untuk menunda/ mengulur waktu untuk bertatap muka (baik melalui camera/ bertemu langsung).


Romance Scammer luar negeri: Banyak Romance Scammer yang memakai foto menarik pada account mereka di dating website/ FB/ media sosial lain, yang sepertinya tidak diambil menggunakan kamera HP/ kamera biasa.

Romance Scammer luar lokal: Banyak yang comot foto begitu saja sehingga resolusinya kecil/ di krop paksa dan tidak banyak variasi foto (biasanya cuma foto wajah melulu/ foto diri dalam seragam dinas).

Pengalaman pribadi:
tidak (pernah) memakai foto diri sebagai profile picture. Diantara profile picture yang pernah dipakai, gambar sebelah kiri adalah profile picture yang dipakai saat komunikasi denganku & yang kanan adalah profile picture yang sedang dia pakai saat ini (Juli 2015).

Used by Love Scammer named Tee Liang Gie Ronald (FB)


Foto diri ‘Ronald’: dikirimkan via messenger (dan apakah menurut kalian ‘Ronald’ tampak tampan/ menarik?)

Used by Love Scammer Named Tee Liang Gie Ronald in Uniform


Sedangkan foto-foto yang diakui sebagai ‘Ronald’ saat latihan militer, menurut kalian diambil dari HP biasa, atau?

Used by Love Scammer named Tee Liang Gie Ronald (Profesional Pics)



  • Cek foto profile/ foto wajah mereka dengan Google Images!
    Kalau kalian temukan wajah yang sama (dengan pose/ baju berbeda sekalipun) namun punya account media sosial yang berbeda dengan yang dipakai kontak dengan kalian/ sosok itu memiliki nama lain: block segera! Tidak usah konfirmasi, karena Romance Scammer akan menjawab pertanyaan kalian dengan aneka kebohongan dan trik, yang malah membuat kalian makin susah meninggalkan mereka.
  • Tidak menemukan apapun? Block juga. Karena salah satu ciri catfishing/ scam adalah: “You Google them and find nothing. Most likely they don’t exist.”
  • Baca link berikut (click here).


Romance Scammer luar negeri: Banyak yang menyamar sebagai anggota US Army (dan sedikit yang mengaku sebagai anggota Navy/ Air Force).

Army CID is warning anyone who is involved in online dating to proceed with caution when corresponding with persons claiming to be U.S. Soldiers currently serving in Afghanistan or elsewhere.

Army CID receives hundreds of allegations a month from victims who state they got involved in an online relationship with someone, on a legitimate dating website or other social media website, who claims to be a U.S. Soldier. The “Soldier” then begins asking for money for various false service-related needs such as transportation costs, communication fees, marriage, processing and medical fees. Victims of these online scams have lost tens of thousands of dollars, with a very low possibility of recovery (taken from here).

Used by Scammer (2)

Untuk meyakinkan, mereka tidak segan kirim Military ID/ document palsu (click disini untuk lihat contoh/ gambar lebih banyak):

Scammer Fake Military ID
Romance Scammer yang memakai foto tentara Amerika berkulit putih, kebanyakan adalah pria Ghana/ Nigeria/ Africa (read here). Jadi, si wanita membayangkan pacaran dengan pria bule, padahal aslinya dia sedang berkomunikasi dengan orang Nigeria Parahnya, para Romance Scammer pria Nigeria juga lihai menyamar sebagai wanita untuk mendekati target pria. Jadi, si pria yang ditarget berimajinasi pacaran dengan wanita cantik, padahal aslinya mereka sedang berkomunikasi mesra dengan orang Nigeria, pria pula! Ouch..

Scammer Nigeria

Romance Scammer lokal: Banyak sekali yang memakai foto polisi tampan (dan sangat jarang yang berani pakai foto anggota TNI).

Scammer as Polri
Scammer as TNI

Pengalaman pribadi:
Begitu ‘Ronald’ mengaku sebagai anggota US Army, saya menghubungi beberapa kenalan yang memang bergabung dengan US Army hanya untuk mencocokkan beberapa informasi/ cerita dari ‘Ronald’ dan kemudian ada beberapa hal menarik yang saya temukan.


  • Minta orang tersebut kirim email menggunakan alamat email resmi. Semua anggota militer Amerika memiliki email resmi dengan format: namadepan.namabelakang@us.army.mil dan block segera jika orang itu berkelit karena tidak ada larangan untuk menggunakan alamat email resmi itu kepada orang sipil. Jangan habiskan waktu pada pria yang tidak jelas!
    sk him to give you his AKO email address rather than his yahoo, hotmail, etc. This will be his firstname.lastname@us.army.mil. All soldiers have an AKO account. There is NO reason why he can’t provide it – regardless of what unit he is assigned to, what his mission may be, who he’s working for, etc. And the AKO account is free so him saying his credit card hasn’t been processed or his account is locked because he didn’t pay is also a lie. If he refuses to provide this, he’s fake (taken from here).
  • Minta alamat mereka! Tidak ada perintah untuk merahasiakan mengenai alamat rumah seorang tentara (dan alamat mereka bukanlah berupa nomor box pada kantor pos, apalagi kantor Western Union!).
    Ask for his mailing address overseas. If he can’t provide one, he is lying. There is nothing secretive about an APO address. And an APO address will not be a post office box. It’s also not at a Western Union office (taken from here)!
  • Tentara tidak akan punya banyak waktu untuk chat, apalagi tampak online terus.
    99.9% of military guys overseas don’t have the time available to them to email, chat and Skype for hours at a time or even every day online. They are too busy doing their JOB. And most have no interest in “dating” someone online while they’re deployed. Continuing to talk to their loved one that they knew before deployment? Absolutely! Time to peruse dating sites and chat for hours? Absolutely not (taken from here).

  • Tentara Amerika TIDAK membutuhkan calling card/ satelite phone/ gadget canggih/ ijin tertulis dari pasangannya (dengan meminta nama, alamat, nomor telepon, tanggal ulang tahun/ aneka data asli kalian) untuk meneruskan komunikasi, kiriman uang menggunakan Money Gram atau Western Union (apalagi jika dialamatkan ke negara diluar Amerika), biaya untuk pengobatan dirinya/ anggota keluarga (mereka dapat fasilitas asuransi yang berlaku diseluruh dunia), biaya untuk pergi/ pulang dari lokasi tugas. Militer sejati tidak akan mengemis. Semua kebutuhan mereka sudah dipenuhi oleh pemerintah, gaji pun tidak pernah ditahan, selalu dikirim langsung ke rekening mereka dan bisa diambil dimana saja (di negara apapun). Bahkan range gaji mereka pun bisa kalian check disini.IMG_1745
  • Jauhi men in uniforms yang mencari jodoh via internet. Seorang veteran perang Amerika pernah kirim message kepada saya untuk bilang: 99% pria berbaju militer yang cari jodoh via internet/ media sosial adalah Romance Scammer. Saya setuju!

  • Block account orang yang mengaku tentara dan sedang ditugaskan di Nigeria/ Africa (tidak ada US Army yang ditugaskan kesana!), Afganistan, dsb.
  • Baca link berikut (click here).
  • Check link berikut (click hereclick hereclick here).
  • Baca: With National Spotlight on Internet Romance-Type Scams, Army CID Makes Additional Attempts to Warn Unsuspecting Victims.
  • Baca: U.S. Army CID Pleads with Public, Warns Against Romance Scams.
  • If you feel you have been scammed by a person claiming to be a U.S. Army Soldier, please read the attached letter and contact the FTC and IC3.
  • If you would like to report a crime, are the victim of a crime, have information about a crime, or would like to speak with a CID Special Agent, contact your local CID Office, the Military Police, call 1-844-ARMY-CID (844-276-9243) or email CID at Army.CID.Crime.Tips@mail.mil.


Romance Scammer luar negeri & lokal: Mereka akan cepat memanggil kalian Mama, Darling, Sweety, Honey, My Love, Love, Baby, anything pokoknya manis dan mesra maksimal. Kalian boleh menganggapnya panggilan sayang, tapi bagi Romance Scammer.. itu adalah sejenis pet name yang dia pakai ke banyak wanita yang ditargetnya. Perumpamaannya: kalian memanggil “Doggie” ke semua anjing yang kalian temui di taman tanpa peduli jenis anjing, nama asli, dsb. Nah, itulah yang dilakukan Romance Scammer pada kalian (untuk memudahkan Romance Scammer mengingat/ menghindari salah sebut nama wanita yang diajaknya bicara).

Pengalaman pribadi:
‘Ronald’ punya pet name untuk saya, yang katanya sama dengan panggilan adik perempuannya dirumah. So sweet *mpret*, haha!


Romance Scammer luar negeri: Mayoritas akan mengaku memiliki kemampuan financial baik/ bekerja baik/ mapan dan berniat memboyong si wanita ke negara mereka. Tak sedikit diantara mereka akan melakukan segala cara untuk membuat si wanita tertarik untuk pindah ke negara tersebut (biasanya diikuti dengan permintaan data pribadi si wanita dengan alasan mau mengurus dokumen, dsb yang bisa dimanfaatkan sebagai materi tambahan melakukan kejahatan/ teror/ memeras).

Romance Scammer lokal: Ada yang mengaku sedang tinggal di Arab/ Amerika, dll tapi lebih banyak yang ‘cuma’ pakai modal foto polisi tampan dan kata-kata manis.

Pengalaman pribadi:
‘Ronald’ mengaku tinggal di New Jersey dan sudah menjadi warga negara Amerika, join dengan US Army. Pada 1 bulan pertama mengirimkan foto aneka resort/ cottages dan foto (seolah-olah dirinya mengendarai) Ferrari. Kemudian menyebutkan sekian ribu dollar yang akan dia bawa ke Indonesia untuk dipakai berlibur. Tapi setelah kontak intens selama 1 minggu, saya bisa mengira-kira kemampuan financial dia yang sebenarnya hanya karena dia cerita soal.. kasur! Ya, kasur. Dan panci! Hahahaha :p.


  • Mari berpikir sejenak, jika pada awalnya mengaku mapan.. kenapa ujung-ujungnya pinjam/ minta uang kepada kalian?
  • Sangat berhati-hatilah dengan yang mengaku warga negara Amerika/ Inggris, sedang bisnis dan travelling/ menyebutkan nama negara: Malaysia, Ghana, Nigeria, Africa, Rusia, Afganistan sebagai destinasi/ lokasi mereka. Saranku: block saja! Saya pribadi begitu ada orang asing menyebutkan Amerika/ Inggris/ Malaysia/ Ghana/ Nigeria/ Africa/ Rusia/ Afganistan, langsung saya block.
  • Check grammar!


Romance Scammer luar negeri: Banyak Romance Scammer menilai wanita akan mudah jatuh cinta pada pria berpendidikan, apalagi yang sedang kuliah S2 (karena membayangkan si pria akan memiliki karir/ pendapatan yang bagus). Selain itu, nantinya hal ini akan dijadikan salah satu alasan untuk meminta uang dari si wanita (untuk membiayai kuliah).

Some are claiming to be going for masters degree/ post grad, etc (taken from here).

Pengalaman pribadi:
‘Ronald’ nyebut S2 beberapa kali.

Scammer Tee Liang Gie Ronald Post Graduate Story


  • Jika sudah jadi warga negara Amerika, apalagi join US Army, harusnya mereka mendapat bantuan dana untuk kuliah/ beasiswa. Seorang kawan yang sudah menjadi warga negara Amerika bahkan mendapat beasiswa, lengkap dengan biaya hidup.


Romance Scammer luar negeri & lokal: Ini skenario wajib! SEMUA Romance Scammer pasti menyatakan ketertarikannya kepada si wanita yang ditargetnya (dalam waktu singkat: untuk menghemat waktu). Cilakanya, semua Romance Scammer sangat terlatih untuk menjawab semua pertanyaan/ meyakinkan keraguan si wanita.

Pengalaman pribadi:
Saya bertanya sangat banyak dan berdebat dengan ‘Ronald’ mengenai alasan dia menyukai saya. Namun ‘Ronald’ bisa menjawab dengan baik, bertahan dengan pemikirannya dan tidak tampak membual berlebihan (mengingat pada beberapa kisah percintaan secara online ada saja yang mengalami perkenalan singkat, lalu menikah). Hanya insting sajalah yang membuat segalanya menjadi terasa tidak benar.


  • Insting, insting, insting. Hanya itulah yang menyelamatkan saya pada tahap ini (karena semua pertanyaan & debat saya mendapat jawaban yang cukup masuk akal dari ‘Ronald’). Please, percayai insting kalian.
  • Mari berpikir sejenak: yang ketemu langsung, apalagi yang bisa didatangi rumahnya saja jarang (/ bahkan tidak ada!) yang berani bicarakan pernikahan di minggu pertama kenal. Nah ini, masa cuma karena lihat 1-2 foto dan berbincang beberapa hari saja sudah berani melamar?  
  • Jangan pernah memberikan telepon dari Romance Scammer ke anggota keluarga! Efek psikologisnya luar biasa.


Romance Scammer luar negeri & lokal: Ini skenario wajib! SEMUA Romance Scammer pasti pakai cara ini setelah mengaku tertarik/ menyatakan ingin serius, karena menurut mereka wanita mudah kehilangan logika (bahkan jatuh cinta) ketika merasa iba. Kisah iba juga dianggap bisa menghentikan pertanyaan/ debat si wanita mengenai alasan si Romance Scammer mengaku tertarik/ menyatakan ingin serius. Romance Scammer sangat kreatif mengarang cerita (/ sudah punya stock cerita sedih). Mereka bisa saja menceritakan istrinya yang meninggal saat melahirkan anak, memergoki istri ML dengan sahabat sendiri, orang tua yang barusan meninggal karena kecelakaan tragis, anak kesayangan tenggelam saat berenang di laut, kekasih meninggal karena kanker, apa pun!

He used God, children, a deceased wife, and sick friends and hospital bills to weigh on my humanity. I had just lost my second parent within 6 months of the other. I trusted this – what is he? – vulture, needed what he had to offer. I tested him, questioned him, argued with him. He knew all of the angles. He knew all of the magic words. When he sensed an “attack on his integrity” he found a way to make me feel guilty. Of course I would appologize, for doubting him, for questioning him, for questioning what God, Himself, wanted for us (taken from here).

Pengalaman pribadi:
‘Ronald’ mengaku pernah hampir menikah dengan seorang wanita Indonesia yang dikenalnya secara online pada tahun 2009. ‘Ronald’ akhirnya mendanai wanita ini dan orang tuanya ke Amerika untuk menikah namun kemudian pernikahan itu batal hanya beberapa hari sebelum hari H (padahal gaun pengantin sudah ready, undangan sudah disebar, dll) karena orang tua si calon istri matre.

Used by Love Scammer Named Tee Liang Gie Ronald Sad Story

Tentu saja, kemungkinan besar kisah ini adalah rekayasa/ tipuan/ hasil ngayal siang bolong, walau ‘Ronald’ menyertakan foto undangan pernikahannya untuk membuat kisah tragisnya makin menyayat dan meyakinkan, lengkap dengan nama orang tua dan mempelai (Haryanto Halim, Arryanie Sulaiman, Tee Swan Han, Augustine Tan, Shierly Stacia, Ronald Tee) yang anggap saja semuanya adalah nama-nama fiktif:

Used by Love Scammer Named Tee Liang Gie Ronald Wedding

Selanjutnya, Ronald menceritakan kisah mengenai masa kecilnya yang teraniaya, Ibunya yang menderita, adiknya yang disiksa Ayahnya, perceraian adik perempuannya, perseteruan dengan atasan militer, banyak lah! Dia adalah seorang pria yang 90% kisah hidupnya dipenuhi kesedihan.


  • Sangatlah curiga pada orang yang baru kenalan dan sudah menceritakan kisah-kisah sedih (baik pada orang luar negeri/ lokal). Secara psikilogis, seseorang yang baru mengalami duka pun, tidak akan banyak menampakkan/ menceritakan kesedihan pada kenalan barunya. Secara tata krama pun, hal itu juga kurang sopan.
  • Sangatlah curiga pada orang yang kisah hidupnya menderita selalu. Kalau pun itu meyakinkan sebagai kisah nyata, maka berpikirlah apa yang orang itu perbuat dalam hidupnya sehingga kemudian ada banyak musibah terjadi. Kalau orang hidup baik-baik, dia tidak akan dapat cobaan yang aneh-aneh lah.


Romance Scammer luar negeri & lokal: Ini juga skenario wajib! SEMUA Romance Scammer akan cenderung pushy for relationship (alias: maksa), walau wanita yang ditarget tidak tertarik untuk punya hubungan serius dengan si Romance Scammer. Dan memang, para Romance Scammer dilatih (dan melatih dirinya) untuk tidak mudah menyerah. Karenanya, di semua website mengenai Romance Scam/ Love Scam/ Fraud disebutkan bahwa langkah pertama menyelamatkan diri dari Romance Scammer adalah dengan: stop komunikasi segera & buat si Romance Scammer tidak bisa menghubungi kita (dengan cara apapun).

Pengalaman pribadi:
‘Ronald’ terus meyakinkan saya pada beberapa hal (perasaan cinta, keinginan menikah & punya anak, dsb). Misalnya: k
etika saya sekedar tanya apa yang terjadi jika dia terluka di perang, jawabannya bukan berupa hal teknis, melainkan: “Kamu khawatirkan aku, kan? Itu artinya kamu sudah cinta!”. Saat tahu saya sedang susah tidur, ‘Ronald’ akan yakinkan kalau saya susah tidur karena terkena cupid arrow. 

Scammer Tee Liang Gie Ronald Cupid Arrow

Ketika saya bilang tidak tertarik punya hubungan serius, ‘Ronald’ akan ngoceh soal biological clock wanita yang terbatas, setiap wanita ingin punya anak, dsb. Hal ini diulang-ulang. Kalau logika tidak kuat, bisa-bisa saya tersugesti sudah jatuh cinta/ mengingingkan hubungan serius dengan ‘Ronald’. 


  • Pria single yang lelah berpetualang/ duda (karena perceraian atau kematian istri yang tragis)/ sedang dalam proses cerai (karena perkawinan horror/ istri temperamen/ dll).
  • Sebatang kara: hubungan dengan keluarga jelek/ keluarga meninggal tragis (kecelakaan)
  • Gagah, jantan, perkasa, stamina prima (dan biasanya akan dihubungkan ke arah sexual: banyak Romance Scammer juga melakukan pendekatan sexual!)
  • Pria pemberani, suka tantangan adrenalin (biasanya akan dihubungkan ke arah militer/ hobby yang maskulin)

The scammer is compulsive, exactly like a compulsive gambler or compulsive liar. It is interesting to note that although the scammer is a sharp-witted liar, his gambling skills are such that he usually loses his ill-gotten gains within hours of the take. Swindlers are irresistibly drawn to scam.  It gives them an adrenaline rush when you are so enthralled with their made-up persona that you quite literally shove your money into their hands. The scam itself is an ego trip. While the swindler is stroking you with praises galore, you are actually praising his cleverness by believing everything he or she tells you. Oh joy in the morning (taken from here)!

Pengalaman pribadi:
Fisik: ‘Ronald’ mengaku punya fisik prima yang kuat lari jauh, sit up/ push up ratusan kali, pemberani, punya hobby balap mobil, suka tantangan adrenalin dan jago memuaskan wanita.

Perkawinan: ‘Ronald’ mengaku lajang tanpa anak, namun merubah skenario dengan mengakui memiliki istri yang dinikahi hanya untuk membantu si wanita mendapatkan status warga negara Amerika. Memang, skenario yang dipakai ‘Ronald’  terbilang luar biasa.

Used by Love Scammer Tee Liang Gie Ronald Marital Status

Keluarga: ‘Ronald’ memiliki hubungan luar biasa jelek dengan Ayahnya (sedangkan Ibunya sudah meninggal dan adik/ iparnya saling tidak akur) sehingga meminta saya menganggapnya hidup sebatang  kara.


Romance Scammer luar negeri: Sangat jarang ada Romance Scammer pria yang mau menampakkan dirinya sedang dekat dengan seorang wanita. Mereka kan memakai account FB yang sama, untuk mendekati beberapa wanita sekaligus.

Romance Scammer lokal: PD saja pasang pengumuman “Capt. Agus Meringis in relationship with Inah Bengong” di FB dengan foto 2 foto mereka yang dijajarkan dan dihias dengan penuh bunga/ hati. Setelah hubungan itu berakhir, kisah percintaan itu bisa saja dijadikan kisah tragis untuk membuat iba korban berikutnya/ si Romance Scammer bikin account FB baru.

Pengalaman pribadi:
Saya pernah test ‘Ronald’ dengan memintanya mengganti status lajangnya di FB menjadi in relationship dengan saya. Permintaan ditolak. Alasannya: dia tidak ingin saya diincar ISIS dan lebih suka memperkenalkan saya secara langsung kepada kawan-kawannya. Jadi, kalau sampai hari ini saya tidak diincar ISIS, itu karena perlindungan dari ‘Ronald’. Terima kasih, ‘Ronald’!


Romance Scammer luar negeri & lokal: Pada kisah dimana ada seorang pria usia dewasa mengaku tertarik pada seorang wanita dewasa, biasanya diikuti pembicaraan mengenai sex. Nah, para Romance Scammer juga menggemari topik ini! Hampir semua Romance Scammer memakai skenario ‘panas’ ini untuk membangun kedekatan intim dengan wanita yang ditargetnya, plus memanfaatkannya untuk mendapatkan foto/ video sexy si wanita (yang nantinya akan dipakai untuk memeras uang si wanita).

Menolak? Maka siap-siaplah kalian dibilang tidak mencintai & tidak percaya kepada si Romance Scammer. Biasanya setelah itu, si Romance Scammer akan membuat si wanita merasa bersalah hingga akhirnya mau berpose sexy & mengirimkannya kepada si Romance Scammer.

Demikian pula soal data pribadi si wanita (kalau tidak dikasih = mereka akan membuat kalian merasa bersalah). Biasanya yang diminta adalah: alamat (rumah dan kantor), tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor telepon (pribadi dan kantor). Nantinya, data ini akan dipakai untuk menteror si wanita/ keluarganya. Beberapa Romance Scammer (terutama di Indonesia) bahkan banyak yang meminta password FB si wanita dengan alasan cemburu, ingin check FB si wanita, dsb.

FYI, Romance Scammer sangat haus akan foto-foto kalian. Selain foto sexy, mereka akan meminta foto kegiatan sehari-hari (banyak yang memakai alasan: untuk lebih mengenal, dsb). Alasan sebenarnya: untuk mempelajari kelas sosial dan kemampuan finansial si wanita.

Pengalaman pribadi:
Sex: ‘Ronald’ tentu saja bicarakan urusan ranjang dan mengaku hanya pernah tidur dengan 2 wanita (mungkin yang dia maksud: 2 lusin wanita?), bahkan ‘Ronald’ cukup detail menceritakan adegan ranjangnya dengan si istri. Dan karena menurut ‘Ronald’ jam biologis wanita terbatas, maka dia bersemangat merayu saya untuk mau membuat anak dengannya. Saya menolak dan ‘Ronald’ tidak menyerah. Kadang saya mendapat kiriman foto porno (yang katanya tidak sengaja terkirim), saya pun disuruh membayangkan adegan panas. Karena saya tidak bereaksi, ‘Ronald’ sempat geram dan bilang saya wanita aneh. Saya sih wanita normal, hanya saja saya tidak nafsu dengan pria sejenis ‘Ronald’.

Foto: ‘Ronald’ rajin minta foto kegiatan saya sehari-hari, misalnya: foto rumah, foto kantor, foto kawan-kawan saat kita pergi bersama, foto makanan saya, foto apapun! Dan jelas sekali dia menganalisa saya dari foto-foto itu. ‘Ronald’ pernah terpana ketika tahu saya pakai komputer merk tertentu yang membuat saya tampak ber-uang. Dia juga kaget, mengetahui beberapa kawan saya cukup ternama padahal saya tidak sebutkan nama/ profesi mereka (berarti dia Googling & intip banyak account FB kawan-kawan saya). Sayang, dia lupa memperhitungkan kalau saya punya media yang dibaca banyak orang sehingga bisa dengan mudah membantu dirinya menjadi terkenal. Ronald juga beberapa kali kirim foto dia: latihan militer, mampir beli kopi sebelum kerja, taman tempat dia jogging, jalanan di New Jersey, dll. Saya check dengan Google Images semua, sesaat setelah menerima foto-foto itu namun tidak konfrontasi/ cerita ke ‘Ronald. 

Data: Hanya nomor HP saya saja yang bocor.


  • Jangan mau kirim foto/ video sexy dengan alasan apapun. Tidak kah pernah kalian pikirkan adanya kemungkinan foto/ video itu sampai ke orang tua kalian/ mertua/ atasan di kantor/ di share di aneka group/ di upload ke situs porno/ di upload di FB dan ada banyak nama orang dekat kalian di tag? Kalau kasih password FB, ya seperti inilah akibatnya:


  • Jangan mudah memberikan data pribadi! Orang-orang harus melatih diri untuk tidak dengan mudah memberikan nomor/ angka apapun (tanggal lahir, social number, rekening bank, nomor credit card, nomor telepon, dll).
  • Setiap dapat  foto: cek dengan Google Images! Kalau banyak yang tidak singkron dengan cerita, kalian menemukan wajah yang sama (dengan pose/ baju berbeda sekalipun) namun punya account media sosial yang berbeda dengan yang dipakai kontak dengan kalian/ sosok itu memiliki nama lain: block segera! Tidak usah konfirmasi, karena Romance Scammer akan menjawab pertanyaan kalian dengan aneka kebohongan dan trik, yang malah membuat kalian makin susah meninggalkan mereka.


Romance Scammer luar negeri & lokal: Romance Scammer sering memberi kesan religius! Jika wanita yang didekatinya Moslem, mereka tidak segan menyatakan ketersediaannya untuk pindah agama. Mereka juga akan menyebutkan perkenalan kalian adalah takdir yang Tuhan telah atur, bahkan tidak sungkan bersumpah dengan membawa nama Tuhan/ Allah.

Pelakunya bisa saja beragama Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, Islam atau tidak beragama, namun mereka menjelma menjadi tokoh sesuka mereka, seperti contoh dibawah ini:

Romance Scammer Africa

They claim God brought you to them (taken from here).

Pada pengalamanku:
‘Ronald’ memberi image sangat religius. Kalau hari Minggu, dia pergi ke 2 gereja (berarti ikut 2x kebaktian: di gereja Bethel dan Rutgers Community Christian Church – English Congregation), juga mengaku punya hubungan sangat baik dengan pendeta gereja-gereja tersebut.

Scammer Tee Liang Gie Ronald Act Holy (Church)

‘Ronald’ fasih menceritakan isi Alkitab, menyebut Adam – Hawa hingga Abraham, Musa dan entah berapa nama orang suci lainnya. Tubuhnya mulus tanpa tattoo karena merupakan bait Allah. Pernikahan dia (dan saya) harus mendapat berkat dari pendeta agar mendapat restu Tuhan (sedangkan pernikahannya dengan sang istri yang sekarang tanpa pemberkatan di gereja). Dan tentu saja, saya pernah disebut sebagai jodoh kiriman dari Tuhan.

chat (27)


Romance Scammer luar negeri: Romance Scammer mendekati beberapa wanita sekaligus (yes darling, you’re not the only one!) sehingga sering sekali pembicaraan mereka tidak nyambung:

Scammer Tee Liang Gie Ronald QA

Mereka pun tampak online terus menerus karena memang itulah pekerjaan mereka! Namun jangan heran jika mereka mendadak hilang agak lama/ message kalian cuma sekedar di baca, karena mungkin saja si Romance Scammer punya urusan lebih penting dengan wanita lain/ sedang mencari data kalian.

Scammer Tee Liang Gie Ronald Sleeping Hour

Romance Scammer luar negeri & lokal: Agresif dalam berkomunikasi dan dominan? Iya banget dan tentu saja semuanya bukan tanpa maksud:


Separate you from your friends and family by placing extreme secrecy on all facets of the deal, convince you to depend only on the scammer and to believe only in the scammer; convince you that your friends and family, banks and law enforcement, are all lying and that only the scammer is telling the truth. And distract you from what is really going on using lies laced with enough truth to make the patter believable. What we call “sleight of mind.” Their goal is to make you completely dependent on them (taken from here).

Pengalaman pribadi:
‘Ronald’ semangat 45 ngomel panjang lebar soal kawan terdekat saya. ‘Ronald’ juga beberapa kali bilang bahwa saya sudah cukup dewasa untuk membuat keputusan/ menilai sesuatu tanpa melibatkan kawan/ saudara. Dan jika ‘Ronald’ tahu saya sedang berkumpul bersama kawan-kawan, dia akan telepon dan memaksa saya tetap berkomunikasi dengannya dengan alasan tidak punya waktu lain untuk bicara. Jadi, Romance Scammer memang menjauhkan wanita yang dia target dari kawan dan saudara agar hanya mendengarkan, tergantung dan percaya dirinya saja. Kenapa saya lolos? Karena saya punya bonding yang bagus dengan kawan-kawan terdekat saya, saya kenal mereka belasan tahun dan ada banyak kejadian yang membuktikan bahwa mereka luar biasa. Saya tidak bisa menjauhi mereka untuk pria yang baru 1 minggu saya kenal, lah!


  • Dimana-mana, pria yang serius mendekati seorang wanita akan berusaha mendekatkan diri ke kawan dan keluarga si wanita. Bukan menjauh, apalagi juga membawa si wanita menjauh. Sungguh!
  • Curigalah pada orang yang menghilang di weekend, walau alasannya ke gereja sekalipun! Ada kecenderungan Romance Scammer off di hari Minggu (mungkin mereka meeting untuk tukar pikiran/ atur skenario/ menentukan jumlah uang yang diminta, dll).
  • Inilah sebab jika ada kawan/ kenalan yang kalian curigai sedang dekat dengan seorang Romance Scammer, tidak bisa dinasehati. Romance Scammer memberi image adalah pria yang sangat memegang teguh kejujuran dan kepercayaan, bla bla.


Romance Scammer luar negeri & lokal: Mengaku cinta, meyakinkan, serius. Maka harus ada pembicaraan mengenai pertemuan (pertama), kan? Nah, masalahnya: Romance Scammer TIDAK akan pernah muncul (contoh: click here). Mereka akan membuat banyak alasan untuk menghindari pertemuan (sekaligus mengeruk uang si wanita!).

Seperti biasa, mereka akan sangat kreatif membuat alasan: mendadak anak masuk RS, mendadak kecelakaan, mendadak penerbangan dibatalkan, mendadak orang tua meninggal, mendadak ditugaskan perang, mendadak dipanggil oleh mentri, bahkan kalau perlu mereka mengaku mendadak dipanggil Tuhan (eh!).

Someone who makes constant excuses for not meeting is typically catfishing you (taken from here).

Biasanya, alasan-alasan itu akan diikuti dengan permintaan uang. Kecelakaan = butuh uang untuk bayar RS, mendadak penerbangan dibatalkan = butuh uang untuk beli tiket baru, mendadak orang tua meninggal = butuh uang beli peti mati, mendadak ditugaskan perang = butuh uang untuk pergi dari medan perang/ butuh uang untuk menolak perintah, mendadak dipanggil oleh mentri = butuh uang untuk beli jas bagus, mengaku mendadak dipanggil Tuhan = butuh uang untuk menemukan surga?

Ada beberapa Romance Scammer yang berani memperlihatkan kertas seperti tiket online (yang pasti menurut cerita mereka, dibeli dari uang kalian), padahal cuma itinerary saja. Jika kalian teliti, disitu akan ada tulisan bahwa tiket tersebut belum dibayar sehingga tidak ada informasi mengenai nomor passport/ ID. Tujuannya jelas agar akting si Romance Scammer makin meyakinkan.

Scammer Fake Ticket

Pengalaman pribadi:
‘Ronald’ tentu saja bilang akan ke Indonesia (setelah 17 tahun!). Tapi jadwal kedatangannya harus menyesuaikan jadwal latihan perang (perang batin, maksudnya?).


  • Pria itu mahluk visual dan sangat menyukai pertemuan fisik. Maka curigalah pada pria yang terus membuat alasan untuk menunda/ mengulur waktu untuk bertemu kalian.


Romance Scammer luar negeri & lokal: Romance Scammer bekerja secara kelompok, mereka punya team. Bayangkan kalau kalian kirim video sexy/ cam to cam dan bergaya sexy, yang nonton kemungkinan besar bukan hanya 1 orang melainkan 1 kelompok! Ouch.

Accomplices, also known as shills, help manipulate the mark into accepting the perpetrator’s plan. In a traditional confidence trick, the mark is led to believe that he will be able to win money or some other prize by doing some task. The accomplices may pretend to be strangers who have benefited from performing the task in the past (taken from here).

Scammers work in shifts. They have a script to follow, just like telemarketers. This is why they all sound the same. This is why the words are so similar. They are taught what to say and when to say it. They normally work in groups of six people. This is why they are always on the computer and at times it seems you are talking to different people. There may be times when they have forgotten what you talked about before or call you a different name. They take time to respond to you because they are talking to other people. When they are gone from the computers for any amount of time they are either looking up information in order to answer you or are consulting with a more experienced member of their “team” (taken from here).

Pengalaman pribadi:
Ada seseorang yang sejak November 2014 telah mempelajari saya dari page dan blog (sebut saja namanya ‘Robert’), bahkan berkomunikasi lumayan sering sejak akhir Januari 2015. Setelah data dan informasi dirasa cukup oleh ‘Robert’, ‘Ronald’ pun muncul pada 21 Februari 2015. Setelah ‘Ronald’ muncul, ‘Robert’ tidak hilang. Dia malah memposisikan diri sebagai kawan baru saya yang mendukung/ membenarkan segala  cerita ‘Ronald’ sambil tetap menggali informasi dan mencari tahu perkembangan perasaan saya ke ‘Ronald’.

Setelah saya dan ‘Ronald’ berhenti komunikasi sekalipun, ‘Robert’ masih ada di FB dan page saya (untuk mengamati reaksi saya atas kepergian ‘Ronald’?). Saya menyadari status aslinya sebagai komplotan Romance Scammer, 1 minggu setelah saya berkomunikasi intens dengan ‘Ronald’. Saya memang biarkan saja orang itu berkeliaran, sambil sesekali saya buat dia pusing.


  • Jangan terlalu baik dengan orang asing! Jangan kebanyakan cerita! Jangan percaya!
  • Contoh kasus lain soal Romance Scammer kerja kelompok? Baca ini: kisah si Jendral dan Pedro.


Romance Scammer luar negeri & lokal: Tujuan utama Romance Scammer hanya satu: UANG. Jadi, mereka pasti akan pinjam/ minta uang dan meminta uang dengan 1001 alasan!

Romance Scammer luar negeri: Romance Scammer luar negeri akan minta uang itu dikirimkan melalui Money Gram/ Western Union. Kenapa begitu? Karena uang bisa diterima dimana saja, tanpa bisa dilacak penerimanya. Uang dan penerima akan sama-sama raib tak terlacak, seketika setelah uang diterima oleh Romance Scammer/ komplotannya.

Romance Scammer lokal: Romance Scammer Indonesia biasanya memberikan rekening bank dengan beberapa nama berbeda/ mirip nama samaran yang mereka pakai ke korbannya. Rekening-rekening itu dibuat dengan KTP palsu, sehingga susah dilacak.


  • Mari berpikir: wajarkah pria yang belum ditemui, meminjam bahkan meminta uang dari wanita? A trully gentleman (dari negara manapun) tidak akan pinjam/ minta uang dari wanita, apalagi wanita yang belum pernah ditemuinya!
  • Mari berpikir lagi: Tetangga yang kita tahu benar nama dan rumahnya, belum tentu akan bayar hutang. Apalagi orang yang kita temui dari internet (yang walau memberikan kartu identitas/ meyakinkan, namun belum terbukti 1 pun kebenarannya).
  • Biasanya, akan terjadi lebih dari 1x permintaan uang dalam waktu yang berdekatan: tidakkah kalian curiga? Ada Romance Scammer yang dalam sebulan sial beruntun: setelah keluar dari RS karena virus, kecelakaan dan perlu dirawat di RS lagi, kemudian beli mobil dan tertipu, setelahnya beli tiket untuk mendatangi si wanita namun dompetnya dicuri padahal tiketnya ada didalam dompet. Sial kok beruntun dalam waktu berdekatan? 


  • You Google them and find nothing. Most likely they don’t exist.
    Pengalaman pribadi:
    ‘Ronald’ susah ditemukan dengan bantuan Google dan Google Images (mungkin saya harus minta bantuan dukun untuk menemukan ‘Ronald’, haha!).
  • If that person you think you have an online crush on has no friends on their social media page, run for the hills. Even the biggest losers have at least family as friends.
    Pengalaman pribadi:
    ‘Ronald’ tidak menjadi mutual friend dengan orang-orang yang diakui sebagai saudara (karena sempat digoda secara sexual oleh adik ipar sehingga dia didelete oleh adik dan adik iparnya). Dan kini, beberapa kawan menginformasikan bahwa dirinya punya mutual friend dengan account FB ‘Ronald’. Saya sepertinya ada andil dan merasa bersalah karena pernah membiarkan ‘Ronald’ masuk ke FB pribadi (Romance Scammer memang punya kecenderungan untuk invite beberapa orang dari FB wanita yang dia target).
  • Another trick is that some catfishers post old photos of themselves and then when you meet them they are 50 pounds heavier and 20 years older.
    Pengalaman pribadi:
    Lihat saja perubahan wajah dan bentuk tubuh dari tahun ke tahun. Dari 2012 ke 2015 ‘Ronald’ cepat menua, ya? Sepertinya dia begitu sibuk dengan istri yang harus diberi nafkah batin 2-3x semalam, belum lagi kekasih-kekasih on line-nya yang selalu rindu pada ‘Ronald’, sehingga tidak sempat memakai cream anti aging haha!

Scammer Tee Liang Gie Ronald 2012-2015


  • If you do manage to get them on the phone, their voice sounds a lot different from how they look online.
    Pengalaman pribadi:
    Sejak pertama kali terima telepon ‘Ronald’, saya sudah heran dengan suaranya yang lembut. Sangat lembut dan tertata, santun, juga sabar bahkan cenderung merdu dan menyenangkan (karenanya saya tidak keberatan mendengar dia membual di telepon). Jauh dari image militer.
  • If all their pics are professional, then most likely it’s not them and they lifted it from Google. Try a reverse image search.
    Pengalaman pribadi:
    ‘Ronald’ memberikan foto mobil, foto dirinya sedang latihan militer, video latihan militer dan semuanya bagus. Saya sudah pernah tanya, kenapa foto-foto itu bagus dan katanya foto/ video itu diambil oleh kawannya hanya dengan HP biasa. Menariknya, sebagian besar fotonya tidak bisa saya dapatkan dari Google Images.

Used by Love Scammer named Tee Liang Gie Ronald (Profesional Pics)


  • Click here, for more signs of Romance Scammer (versi FBI).
  • Click here, for more signs of Romance Scammer (versi Wikihow).

Jika kalian sudah membaca sekian ciri diatas namun masih ragu, apakah pria baik hati, santun dan rupawan yang sedang berkomunikasi dengan kalian adalah love scammer/ bukan, aku kasih rumus pastinya:




Berikut ini adalah tips dariku (berlaku untuk Romance Scammer luar negeri & lokal):


Tapi usahakan kalian dapat nama penerima & informasi (misal: nomor rekening, dll) kemana uang itu harus dikirimkan.

Mengirim uang tidak akan membuat kalian dekat/ bertemu dengan si Romance Scammer. TIDAK AKAN. Jadi, jangan pernah mau kirim uang walau itu membuat kalian merasa kejam/ bersalah/ apapun.

These scammers are professionals who know just how to tug your heartstrings. They do not give up easily. Block their emails, their Facebook posts, their texts, their phone calls. Spending your money — and more importantly the hours of your life — on a scam artist is not bringing you closer to love (taken from here).

Pengalaman pribadi:
Aku menolak mengirimkan uang begitu saja, tidak terpikir meminta nama penerima/ nomor rekening/ nama & lokasi Western Union yang diminta. Bodoh!


  • Seorang lawan jenis yang belum pernah bertemu minta uang? Block! 1000% dia adalah seorang Romance Scammer!


Percayalah pada saya, langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah: STOP KOMUNIKASI (dan upayakan si Romance Scammer juga tidak bisa kontak kalian!).

Bagi Romance Scammer, orang yang ditargetnya hanyalah target bisnis yang harus dikeruk uangnya. Mereka sangat melatih diri (dan terlatih) untuk TIDAK pernah jatuh cinta kepada orang yang ditarget! Mereka juga TIDAK akan peduli dan TIDAK mau tahu beban dan perasaan orang yang dijadikan target. Mereka itu monster, berhati dingin dan kejam. Ingat itu baik-baik. Menjauhlah segera dan never look back!

Scammers will not stop until you make them stop. When a scammer confesses they are a scammer and they fell in love with you; this another part of the scam. What usually happens is you get sucked right back into it and worse the second time. They will convince you to visit them in Nigeria. You will lose more money, if you consider visiting and even your life. We are dealing with one victim who is being held in Nigeria against her will and her child is the leverage to keep her there. She is scamming now, and could lose her life. The FBI warned us a couple years ago, if they (victims) go over they will be dragged into the scamming business and are in danger…and its true. So to answer your question yes its dangerous. To understand these scams you need to read the stories from other victims, and to read about these scams. These scammers will not stop, this is a business and very big one that is associated with terrorism (taken from here).

Jadi, kalo ada pelaku love scammer mengakui bahwa dirinya memang Romance Scammer namun jatuh cinta beneran pada targetnya: hati-hati! Inilah (salah satu) skenario yang paling kejam, karena wanita yang mereka target akan diajak bertemu untuk kemudian dirampok/ diperkosa/ dijadikan kurir narkoba/ dilibatkan dalam sindikat pembuat dollar palsu/ dijual sebagai budak seks, bahkan ada yang (dibunuh dan) dijual organ2nya.

JANGAN MAU KETEMU ROMANCE SCAMMER atau kalian akan terseret dalam keadaan yang lebih kelam, seperti orang-orang ini:

Jette Jacobs, perempuan asal Australia Barat, merupakan satu diantara banyak korban kencan online yang diekspos media. Awalnya Jette berkenalan dengan seorang pria melalui internet. Hubungan online mereka begitu akrab. Ia pun tanpa sadar telah mengirimkan lebih $80.000 (lebih Rp800 juta) kepada si pacar. Suatu ketika Jette memutuskan untuk mengunjungi sang pacar ke negaranya. Rupanya itulah perjalanan terakhir Jette. Sehari setelah tiba di negara tersebut, ia ditemukan sudah tak bernyawa di hotelnya. Pelaku kejahatan tersebut tidak ketahuan sampai saat ini.

Pertemanan online, juga berpotensi menjerat para korban menjadi pelaku kejahatan seperti menyelundupkan uang, narkoba dan barang berbahaya lainnya.

Sharon Amstrong, seorang warga Selandia Baru, memutuskan untuk menemui pacar online-nya di Argentina. Dalam salah satu penerbangan mereka di Argentina, Sharon ditangkap karena dialah yang menjinjing kopor yang di dalamnya ditemukan narkoba. Narkoba tersebut diselipkan sang pacar tanpa sepengetahuan Sharon. Kisah cinta Sharon pun berakhir di penjara kelam Argentina (taken from here).

Baca juga ini:

When the scammer is caught by the victim and admits the crime, the next thing they do is swear they have fallen in love with the victim. Some people walk away but others do believe what they are told. After all by this time, the victim has such strong feelings for the scammer, how in the world can he/she not have feelings for them? So the victims who believe and stay are drawn into a different scam which turns out to be a whole lot more dangerous. The scammer continues the work to solidify their victim’s love and trust. The requests then start for a victim to visit the scammer in their home country. The first visit is all about grooming the victim. The scammer will use this first visit to further solidify the relationship, so the victim “knows” this is real. After that the scammer will draw them in further ending up actually using the victim to scam other people.

Dan ini:

We were informed by the FBI, about a woman they dealt with who has visited her scammer four times. The first visit was a dream come true. After that, she started getting drawn in to help her “love”. When she came back from the fourth visit, she was petrified with all that was going on and went to the FBI. She is in this so deep now, it is hard to get out. She is facing felony charges for her involvement. Turning in evidence can get her a lighter sentence. However, she is now under protection as she is so involved in the scam that her life and the lives of her loved ones are in danger. As long as the victim cooperated, they were safe. Once she stopped cooperating, then she and her family are in grave danger (taken from here).

Tolong, percayai hal ini. Ketika hubungan dengan Romance Scammer berakhir, jangan meratap, tapi SYUKURI hal tersebut.

Pengalaman pribadi:
Hidup saya jaaauh lebih tenang dan damai begitu saya buang nomor HP yang diketahui ‘Ronald’. Sayang sih, nomor cantik soalnya. Tapi kesehatan mental saya jauh lebih berharga! Sejak itu, tidak lagi ada SMS ancaman dari ‘Ronald’, hati lebih tenang, pikiran lebih fokus. Aku sudah melakukan dan mengalami. Jadi, nasehat yang saya kasih diatas tuh bukan sekedar omong kosong/ nasehat untuk memisahkan dua sejoli yang (salah satunya) jatuh cinta (dan satunya lagi mau ngeruk duit).


OK, wajar jika kalian sangat emosi/ penasaran, namun tolong.. JANGAN KONFRONTASI. Selain membahayakan situs anti scam dan penulis-penulis seperti saya, kalian juga akan dibuat merasa bersalah dan makin tak bisa lepas dari Romance Scammer.

Sekali lagi: tolong, JANGAN KONFRONTASI. Cukup langsung block account mereka dan buatlah report:


  • Coba saja, siapa tahu kalian seberuntung kasus ini, atau ini. Bahkan di Indonesia pun ada banyak kasus yang terungkap dan pelaku tertangkap.
  • Setelah bikin report: saatnya kalian stop memikirkan Romance Scammer, lupakan dia, move on dan edukasi wanita lain untuk tidak mengalami kejadian yang kalian alami!


Sebelum meratap, memaki, mengurung diri atau cari dukun santet, tolong review informasi apa saja yang diketahui Romance Scammer yang berkomunikasi dengan kalian dan lakukan antisipasi!

Pengalaman pribadi:
Karena tidak banyak data pribadi yang berhasil ‘Ronald’ dapatkan, maka saya cuma perlu buang no HP saja. Lain-lainnya aman.


  • Bank: tutup rekening lama dan buat rekening baru (jangan sampai kalian dapat kiriman uang dan dituduh terlibat money laundry), blockir sementara semua credit card.
  • Pekerjaan: beritahu satpam (untuk menolak telepon/ kiriman paket dari orang tidak dikenal —> ada resiko mendapatkan barang terlarang dan penerimanya dituduh sebagai penadah). Beberapa menyarankan untuk memberitahu atasan, jika Romance Scammer tahu terlalu banyak mengenai kantor kalian.
  • Rumah: beritahu satpam untuk lebih waspada, beritahu orang dirumah untuk menolak kiriman dari orang tidak dikenal —> ada resiko mendapatkan barang terlarang dan penerimanya dituduh sebagai penadah, libatkan polisi jika (komplotan) Romance Scammer benar-benar melakukan teror (ada beberapa yang melakukan vandalisme).
  • Internet: segera ganti email address & semua password kalian. Seriously! Ganti password is a must! Dan jangan pernah mau buka email, apalagi link apapun yang mereka kirimkan. Sangat banyak laporan gadget/ komputer rusak permanen setelah membuka link tersebut (ini cara Romance Scammer menghilangkan data mereka yang disimpan si wanita). Perketat setting medsos is also a must. Please, setting akses medsos kalian hanya untuk friend only, tanpa follower.


Lepas dari kecurigaan bahwa pria yang dekat dengan kalian adalah Romance Scammer/ bukan: jika kalian didekati pria yang mengaku serius, jatuh cinta, ingin menikahi, ingin punya anak, ingin memboyong kalian ke negara mereka, apakah kalian akan mempercayai semuanya begitu saja? Tidakkah ingin menyelidiknya?

Pria itu akan menjadi ayah dari anak-anak kalian, kan. Apa mau, punya suami mengaku S2 padahal aslinya tidak lulus SD? Apa mau,  punya suami mengaku polisi padahal buron? Dan tidakkah kalian khawatir, pria ini positif HIV/ buronan/ terlibat jaringan narkoba/ akan melakukan pelecehan fisik dan mental?

Pada pengalamanku:
Seorang kawan yang saya beritahu bahwa ‘Ronald’ mengaku punya keluarga di Surabaya bilang kepada saya, “Punya keluarga disini? Bagus, besok aku suruh pegawaiku selidiki. Lepas dari dia ini punya niat jahat/ serius denganmu, toh kita lebih baik tahu siapa ‘Ronald’ dan bagaimana keluarganya”. Rumah yang ‘Ronald’ ceritakan pun bisa ditemukan oleh pegawai kawanku & tidak itu saja, ada beberapa cerita mengenai keluarga yang menempati rumah itu yang bisa kita dapatkan. Kebetulan saya juga punya beberapa kawan yang tinggal di New York dan New Jersey. Saya kontak mereka dan ada seorang diantara kawan saya yang kenal dengan Ronald Tee Liang Gie yang asli. Inilah salah satu tindakan yang menyelamatkan saya dari ‘Ronald’.


  • Google & Google Images diciptakan bukan tanpa maksud. Manfaatkanlah secara maximal! Jadilah detektif!
  • Banyak-banyaklah mempelajari/ bertanya dari orang lain mengenai profesi, lingkungan tempat tinggal & budaya si pria, apapun. Saya dulu mempelajari militer, jabatannya, tanda pangkat pada seragam, imigran Indonesia di Amerika, New Jersey, segalanya. Ini sangat membantu saya lolos dari ‘Ronald’.
  • Dekat & berencana dengan orang warga negara asing? Baca syarat pernikahan kalian disini.
  • Pelajari dokumen apa saja yang perlu disiapkan, cara bikin visa, biaya, dll (dengan membuka website resmi negara tujuan) agar tidak ditipu/ sadar sedang ditipu Romance Scammer.


Percayai saya: identitas asli love scammer yang komunikasi denganmu itu AKAN SELALU JADI MISTERI karena sangat besar kemungkinan mereka memakai foto & identitas orang lain (walau ada beberapa love scammer Nigeria yang terbongkar kedoknya). Jadi, sosok yang fotonya nampang ke kalian & seolah-olah kalian kenali kisah hidupnya itu = FIKTIF (sekali lagi, FIKTIF!!!).

Bacalah kisah Leah Palmer, untuk membantu kalian lebih memahami maksudku. Maka, STOP MERASA IBA/ JATUH CINTA kepada tokoh ciptaan Romance Scammer!

Semua Romance Scammer sembunyi dibalik foto dan data orang lain, maka jika kalian menemukan/ bertemu dengan orang pada foto yang dipakai oleh si love scammer = jangan langsung main gampar (seperti cerita ini). Ingat, sangat besar kemungkinan mereka tidak tahu & tidak terlibat apa-apa.

FYI, inilah analisa psikologis terhadap Romance Scammers:

Impulsive, amoral, uncontrolled and detached from normal. The essential feature of Antisocial Personality Disorder is a pervasive pattern of disregard for, and violation of, the rights of others. This pattern has also been referred to as psychopathy, sociopathy, or dissocial personality disorder. Individuals with Antisocial Personality Disorder frequently lack empathy and tend to be callous, cynical, and contemptuous of the feelings, rights, and sufferings of others” (taken from here).

Juga seperti ini:

The common features of a psychopath and sociopath lie in their shared diagnosis — antisocial personality disorder. The DSM-5 defines antisocial personality as someone have 3 or more of the following traits:
Regularly breaks or flaunts the law | constantly lies and deceives others | is impulsive and doesn’t plan ahead | can be prone to fighting and aggressiveness | has little regard for the safety of others | irresponsible, can’t meet financial obligations | doesn’t feel remorse or guilt

Researchers tend to believe that sociopathy is the result of environmental factors, such as a child or teen’s upbringing in a very negative household that resulted in physical abuse, emotional abuse, or childhood trauma. Sociopaths, in general, tend to be more impulsive and erratic in their behavior than their psychopath counterparts. While also having difficulties in forming attachments to others, some sociopaths may be able to form an attachment to a like-minded group or person. Unlike psychopaths, most sociopaths don’t hold down long-term jobs or present much of a normal family life to the outside world. When a sociopath engages in criminal behavior, they may do so in an impulsive and largely unplanned manner, with little regard for the risks or consequences of their actions. They may become agitated and angered easily, sometimes resulting in violent outbursts. These kinds of behaviors increase a sociopath’s chances of being apprehended. Sociopath Pop Culture Examples: The Joker in The Dark Knight, JD in Heathers, Alex Delarge in A Clockwork Orange (taken from here).

Maukah kalian punya pasangan seorang pria yang ‘sakit’?

Pengalaman pribadi:
Ada beberapa hal menonjol dari ‘Ronald’ yang mengindikasikan ketidak-beresan kondisi psikologis, persis seperti ciri berikut ini (taken from here):

  • Sering berbohong, fasih, dan dangkal.
  • Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  • Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Kadang-kadang psikopat mengakui perbuatannya, namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  • Senang melakukan pelanggaran di waktu kecil.
  • Sikap acuh tak acuh terhadap masyarakat.
  • Kurang empati. Bagi psikopat, memotong kepala ayam dan memotong kepala orang tidak ada bedanya.
  • Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  • Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Tidak ada waktu bagi seorang psikopat untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  • Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  • Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki tanggapan fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, ataupun gemetar. Pengidap psikopat tidak memiliki perasaan tersebut, karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah “dingin”.
  • Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.
  • Biasanya sangat cerdas dan mungkin paling cerdas ketika dibandingkan dengan anak-anak yang lain.
  • Biasanya banyak mengetahui sesuatu yang tidak diketahuinya dan marah jika orang lain menyalahkannya. Merasa paling benar, dan biasanya anggapannya itu memang benar.
  • Mengetahui sesuatu yang tidak diketahui. Biasanya banyak yang benar dan sangat sedikit sekali yang salah.
  • Memiliki perkiraan dengan akurasi yang tinggi (perkiraannya jarang salah dan kebanyakan adalah benar atau benar semuanya).

Selain itu, ada banyak foto dan nama yang diakui ‘Ronald’ sebagai keluarga dan mereka berdomisili di Surabaya. Saya berhasil menemukan account FB, juga alamat kediaman & tempat kerja mereka (sejak masih kontak dengan ‘Ronald’), tapi saya tidak hubungi mereka. Toh besar kemungkinan, mereka juga korban ‘Ronald’. Saya juga tidak mau dikatai gila/ mengarang cerita/ stalker/ punya niat jelek ke mereka (ingat: niat baik seseorang belum tentu dianggap baik oleh pihak lain). Jadi, saya memilih untuk urus urusan saya & biarkan mereka urus urusan mereka. 


Baca link ini!

Pengalaman pribadi:
Aku diancam ‘Ronald’ beberapa kali.


Korban Romance Scammer biasanya sudah cukup menderita: kombinasi dari perasaan patah hati, mengalami kerugian finansial, malu (dengan adanya foto/ video sexy yang disebar) dan ketakutan (Romance Scammer sangat hobby mengancam korbannya). Hal ini membuat mereka rawan menjadi depresi, bahkan ada yang sampai bunuh diri (read hereherehere and here). Oleh karena itu, kalian tidak perlu repot-repot menambah derita mereka dengan mem-bully/ menyalahkan habis-habisan/ dll.

Jadilah pendengar yang baik, bantu mengurai masalah dan membangkitkan semangat. Jika masalah terlalu berat, antar korban ke psikolog/ psikiater.


Love scammer sudah mempelajari orang yang ditarget, terlatih memakai cara-cara psikologi untuk membuat orang menjadi iba/ jatuh cinta, juga lihai menjawab sekian keraguan dan debat orang yang mereka target. Intinya, mereka itu terlatih & berpengalaman membual untuk membuat wanita iba/ jatuh cinta dan merayu untuk mendapatkan uang. Mereka pun bekerja secara kelompok, sedangkan orang yang ditarget menghadapi mereka sendirian & culun/ ga punya pengalaman menghadapi love scammer.

Con artists will stalk anyone whose weaknesses or strengths can be used to advantage.  As far as he is concerned any character trait can be exploited and manipulated once your needs have been established.  No one is immune. You are the only character in the play who hasn’t a clue as to what is really happening.  No one has given you a script to follow.  The only choice given you is to react to what the other players are saying and doing. Reality is gone, you just doesn’t know it – your real world has been completely and effectively replaced with that of the con artist and his cronies (taken from here).

Jika terlalu banyak pikiran buruk di otak, segera hentikan/ carilah orang yang dipercaya untuk curhat dan mencari jalan keluar (kalau benar-benar trauma memberikan kepercayaan: cari psikolog/ psikiater). Kalau perlu, libatkan polisi. Biasanya, tidak banyak Romance Scammer yang tertangkap, tapi siapa tahu kalian sedang beruntung (read here)?


‘Ronald’ ini menarik. Seorang kawan saya ternyata kenal dengan Tee Liang Gie yang asli dan ternyata si Tee Liang Gie memang seorang pria dari Indonesia yang menetap di New Jersey (sejak sebelum tahun 2000), sudah menjadi warga negara Amerika dan memang bergabung dengan US Army. Beberapa cerita ‘Ronald’ pun cocok dengan hasil ‘penyelidikan’/ fakta di lapangan:

  • ‘Ronald’ mengaku punya istri, seorang wanita keturunan Manado yang hijrah ke Amerika bernama Florentina Nila Rondonuwu. FBnya mudah ditemukan karena saya dan wanita yang diaku sebagai istrinya itu pernah di tag pada foto yang sama. Account FB wanita itu meyakinkan sebagai milik seorang wanita keturunan Manado yang hijrah ke Amerika dan masih di friendlist ‘Ronald’ (membuat sempat ada pemikiran bahwa wanita itu bukan korban love scammer karena biasanya romance scammer akan block account FB orang yang ditargetnya/ sudah jadi korban) & ‘Ronald’ juga sempat post beberapa artikel mengenai pernikahan.
  • Florentina Nila Rondonuwu itu ada di US sana. Seorang kawan saya konfirmasi bahwa dirinya kenal dan pernah bertemu dengan dengan Florentina Nila Rondonuwu.
  • ‘Ronald’ berani memakai nama Tee Liang Gie (sama dengan nama yang tertera pada yang terpasang di seragam militer), biasanya romance scammer lain akan sedikit merekayasa nama agar pemilik foto/ nama asli tidak mendapati foto/ datanya disalah-gunakan.
  • ‘Ronald’ mengaku punya adik dan adik ipar. Account FB mereka sudah saya temukan sejak saya masih berkomunikasi dengan ‘Ronald’. Data adik dan adik iparnya, cocok dengan yang ‘Ronald’ ceritakan.
  • ‘Ronald’ cerita bahwa adik iparnya sedang berusaha hamil lagi. 1 minggu kemudian, adik iparnya mengumumkan kehamilannya di wall FBnya.
  • Rumah (keluarga) ‘Ronald’ di Surabaya bisa ditemukan dan baru saja terjual. Tampaknya ‘Ronald’ tahu benar hal ini sehingga dia berani menyebutkan daerah rumahnya.
  • Cerita ‘Ronald’ mengenai keluarganya cocok dengan apa yang saya dengar dari beberapa orang yang mengenal mereka di Surabaya (dunia ternyata selebar daun kelor).

Well, soal FB istri/ adik/ adik ipar: bisa saja semua/ beberapa account-account itu dikelola oleh ‘Ronald’..

There are increasing cases of one person running numerous fake Facebook accounts, pretending to be an array of different people, all vouching for one another and all trying to be friends with someone real (taken from here).

 Contoh nyatanya adalah kasus Natalia Burgess:

A Facebook predator who duped teenage boys into online relationships has been sentenced to two years and two months in prison. Natalia Burgess, 29, was sentenced in Manukau District Court this morning. She had previously admitted two charges of obtaining by deception and one of interfering with a computer system. According to the agreed summary of facts the Auckland woman created several personas of females aged 18 to 20 on Facebook and Bebo. She used the profiles to communicate with teenage males and request access to their social media and bank accounts (taken from here).

Tapi tentu saja tidak menutup kemungkinan, bahwa semua data yang ‘Ronald’ berikan mengenai keluarganya tersebut adalah hasil curian. Dan karena ada banyak data yang cocok, maka bisa saja ada kemungkinan ‘Ronald’ mempelajari dengan baik orang yang dia curi identitasnya/ ada kemungkinan-kemungkinan menarik lainnya.

Saya sangat bersimpati, kepada mereka-mereka yang datanya dicuri/ dipakai/ dimanfaatkan oleh para scammers untuk melakukan kejahatan. Oleh karena itu, selalu LINDUNGI FOTO & DATA KALIAN (misalnya: dengan memberi watermark).

Perlu diketahui, ada banyak sekali kasus pencurian foto untuk disalah-gunakan. Foto-foto dari blog saya yang sudah diberi watermark pun banyak disalahgunakan/ diambil & dipakai secara terang-terangan, apalagi yang polosan. Kasus pencurian foto anak Ruben Onsu adalah salah satu contoh terbaru. Jangan menunggu jadi korban, baru bertindak. Lakukan tindakan pencegahan dan tetaplah waspada. Kejahatan kini makin variatif jenis dan modusnya sehingga siapapun bisa jadi korban.


OK, memang ada banyak jenis scam (penipuan) tapi menurutku Romance Scam adalah yang paling kejam karena ini ada hubungannya dengan perasaan (patah hati) dan finansial. Kalian tahu sendirilah bagaimana rasanya patah hati. Bayangkan, jika perasaan itu dibarengi rasa ditipu, bangkrut, malu (karena foto sexy disebar/ hal2 lain) dan takut (love scammer tuh hobby mengancam dan melakukan teror!). Karenanya, tolong sebarkan kepada banyak orang mengenai jahatnya Romance Scam, edukasi orang lain untuk bisa menghindari kejahatan jenis ini. Jangan biarkan ada orang lain, apalagi kenalan kalian menjadi korban love scammers!

Cara lain yang bisa kalian tiru:

Setiap saya menerima pesan dari scammers, saya jawab pendek saja. Nice to know you. Setelah itu saya lacak  halaman FB si scammer untuk mencari friend listnya. Jika tak terlihat, maka saya klik photo ” sibule” maka disitu akan terlihat siapa saja yang menyukai photo tsb (LIKE). Terlihat sederet nama wanita Indonesia dan philipine. Satu persatu saya kirimi message agar mereka berhati hati, tak lupa saya cantumkan link tulisan saya tentang scammerr dan untuk lebih meyakinkan mereka, saya kirim link pemilik asli photo tsb (taken from here).

Kalau ada kawan/ kenalan kalian yang ternyata ada di friendlist FB ‘Ronald’, tolong mereka diberi link ini dan link ini, tapi beritahu mereka untuk TIDAK KONFRONTASI ke ‘Ronald’. Cukup langsung block accountnya!

Jika kalian punya pengalaman menjadi target/ korban Romance Scammer, share lah kisah kalian dengan cara yang aman (hubungi saya secara private untuk mendapatkan tips-nya). Jangan ceritakan kebodohan Romance Scammer yang berkomunikasi dengan kalian di media terbuka (forum/ blog/ page) yang sangat mungkin dibaca oleh Romance Scammers. Jangan pernah membuat mereka bisa menyempurnakan skenario yang akan mereka pakai pada target-target berikutnya. Biarkanlah mereka menjadi lebih bodoh dari kita-kita!

Dan jika ada kenalan/ kawan/ saudara yang kalian curigai sedang kontak dengan seorang Romance Scammer: biasanya orang itu menjadi tuli dan keras kepala, tidak bisa diberi tahu dan malah bikin emosi karena membela si Romance Scammer yang disebut-sebut sebagai pria idaman/ calon suami itu. Harap sabar dan maklumi: para love scammer memang membuat wanita yang mereka target menjadi hanya percaya, dengar dan bergantung pada mereka saja (jadi kalian2 mungkin akan dibilang iri melihat orang nemu calon suami/ merusak kebahagiaan/ sejenisnya lah). Coba kasih link berikut ke kenalan/ kawan/ saudara kalian:


Punya pengalaman berkomunikasi dengan romance scammer tidak menjamin kita akan lolos dari aksi romance scammer lain, yang mungkin lebih matang skenarionya/ meyakinkan aktingnya.

Bicara soal waspada, saya rasa pembaca laurentiadewi.com (dan laurentiadewi.net) kini bisa makin mengerti, mengapa saya terpaksa meniadakan komunikasi melalui WA, line, BBM, SMS/ telepon & personal message di page, bahkan menutup FB pribadi saya untuk para pembaca blog. Karena besar kemungkinan ‘Ronald’/ komplotannya akan menyusup dengan identitas lain dan saya tidak mau menghabiskan energi untuk orang-orang yang tidak layak mendapatkannya. Untuk sementara, cara paling aman bagi saya adalah berkomunikasi melalui fasilitas reply dari laurentiadewi.com dan laurentiadewi.net saja (karena email dan IP address kalian akan nampang). Mohon pengertiannya.


Btw, walau cukup menguras energi selama kita berkomunikasi, saya malah bersimpati dengan kesulitan/ kepahitan hidup yang ‘Ronald’ alami sehingga memilih menjadi the real Pr1NC30FD4RkN355; menebar luka, terror, trauma dan kebangkrutan finansial pada sekian wanita.

Bahkan saya merasa harus berterima kasih kepada dia dan komplotannya: keputusan mereka mentarget saya telah memberi banyak pelajaran & pengalaman berharga yang bisa saya share untuk mencegah orang lain menjadi korban romance scammer/ memotivasi korban untuk move on dengan memanfaatkan blog ini.

Jadi, saya menulis ini bukan karena benci ‘Ronald’, tapi saya tidak mau ada korban lain dari aksi ‘Ronald’ dan kawan-kawan seprofesinya.

Tidak pernah ada kejadian tanpa hikmah. Kita cuma perlu merubah sedikit settingan otak untuk menemukan banyak berkat, pelajaran dan rasa syukur. Tidak ada yang abadi di dunia; demikian pula segala kesulitan dan duka kalian. Percayalah!

Baca saja kisah Shandra Woworuntu. Jangan mengkhawatirkan jodoh: yang wajahnya jelek, fisik kurang sempurna dan punya masa lalu kelam saja bisa menemukan pasangan hidup yang baik (DAN REAL). Luna Maya yang video mesum (mirip) dirinya itu tersebar heboh tanpa sensor itu; kini dia tetap memiliki karir bagus (read here) dan menemukan pria mapan yang bisa menerima masa lalunya (read here).

Semoga banyak wanita berjodoh dengan link ini sebelum menjadi korban love scammer, semoga yang sedang kontak dengan love scammer sadar & segera mengakhiri hubungan, semoga yang sudah menjadi korban bisa move on. Semoga semua mahluk berbahagia.


  • Ingat: nama, data, foto, cerita, informasi, yang disampaikan oleh orang yang mengaku bernama TEE LIANG GIE / DAI LIANG JIE / RONALDO / RONALD / RONALD TEE / RONALD TEDJA / RONALD TEE LIANG GIE kepada saya kemungkinan besar adalah hasil mencuri identitas orang lain yang sama sekali tidak terlibat/ rekayasa. Dan saya TIDAK bilang bahwa yang berbincang dengan saya adalah Tee Liang Gie yang asli dan bersamaan dengan ini, saya informasikan bahwa foto Tee Liang Gie (dan datanya?) telah dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung-jawab untuk melakukan hal-hal yang kurang benar.

Scammer Tee Liang Gie Ronald New Jersey

  • Setelah ini semua tulisan mengenai love scam/ love scammer akan ditulis di www.laurentiadewi.net
  • Terima kasih kepada beberapa orang yang namanya tidak bisa disebutkan demi keamanan mereka. Salah satunya kepada yang memberi saya informasi berikut:a-horz
  • Saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan terdekat saya: Baymar, Baymax, Bayclean, Baywatch, Baykut. Kehadiran mereka sangat membantu saya melewati masa-masa komunikasi dengan ‘Ronald’ dan setelah ‘Ronald’ pergi. Karena saya tahu benar bagaimana nikmatnya didampingi dan didengar, maka jika ada yang diantara kalian merasa ingin bicara/ tukar pikiran/ bertanya mengenai Romance Scam kepada saya: silakan meninggalkan alamat email yang kalian pakai untuk account FB melalui fasilitas comment pada blog ini. Saya tidak akan publish comment/ data tersebut (saya hanya butuh alamat email & IP address kalian untuk saya periksa terlebih dahulu —> sorry, ini demi keamanan karena saya tidak mau membahas Romance Scam/ Romance Scammer dengan seorang scammer yang menyamar). Selanjutnya, saya akan berkomunikasi dengan kalian melalui email/ page FB.


On February 21, 2015, a man named TEE LIANG GIE / DAI LIANG JIE / RONALDO / RONALD / RONALD TEE / RONALD TEDJA / RONALD TEE LIANG GIE contacted me via Facebook.

Tee Liang Gie introduced himself as a 42-year-old man who was born in Indonesia on December 11, 1972. He became a US Citizen, currently resides in New Jersey. He is in the US Army with an E4 rank (active until 2017) and has never been assigned to a war. He admitted to have married Florentina Nila Rondonuwu, an Indonesian citizen, with the intention to help her stay in United States. He also mentioned that he wants to go back to Indonesia around October-December 2015.

Tee Liang Gie displayed strong traits of a (love/ romance) scammer that approached me for money. In our last communication on April 2015, Tee Liang Gie has requested $1,250.00 to help pay his divorce with Florentina Nila Rondonuwu. I refused this request and he blocked my Facebook account.

The personal information that I received from my acquaintance seems to fit with what Tee Liang Gie had told me, such as his origin of birth, his family situation, his residency, as well as his enlistment in US Army. And I have a definite proof of written conversations between Tee Liang Gie and I (in Indonesian language) and the threats that he sent me via text messages, also some people as witnesses of the conversation.

Facebook account of Tee Liang Gie (active since 2009): https://www.facebook.com/Pr1NC30FD4RkN355
Facebook account of Florentina Nila Rondonuwu: https://www.facebook.com/nilla.wati.18
Tee Liang Gie’s phone number: +1732 865849
Physical address: unknown
Tee Liang Gie’s email and IP address: unknown
Bank Account/recipient’s name: unknown
Military code as told by Tee Liang Gie: xxB xxx xxxth xx – Brigade Personnel

This site is protected by wp-copyrightpro.com