Akur

Aku rasa Oma bisa tertawa dari surga sana, karena 4 anak – cucunya hingga saat ini baik-baik saja dan akur. “Akur” bukan kata yang dimiliki semua keluarga, terutama yang kemudian anaknya berpencar – kuliah beda jurusan – menikah – beranak – dsb. Pasti banyak hal terjadi yang membuat setiap individu menjadi pribadi yang berbeda dari sebelumnya, ada banyak debat & diskusi, tapi selalu ada lebiiiih banyak lagi stock maaf dan kasih sehingga ujung-ujungnya kumpul lagi, ngakak lagi, pelukan lagi.

Begitulah sebuah keluarga; kalau basicnya bagus, dasarnya kuat & hangat, maka akan selalu ada kata “akur”. Dan ada Oma dibalik keberhasilan keluarga ini solid puluhan tahun.

Ah, we love you Oma.

 

Leave a Reply

This site is protected by wp-copyrightpro.com